Cek BPJS Ketenagakerjaan Lewat JMO: Persiapan Sebelum BSU Cair
Kepesertaan aktif di BPJS Ketenagakerjaan hampir selalu menjadi syarat utama BSU, karena data calon penerima berasal dari sana. Sayangnya, banyak pekerja tidak tahu apakah iuran mereka benar-benar dibayarkan. Memeriksanya tidak sulit dan bisa dilakukan sendiri lewat aplikasi Jamsostek Mobile (JMO), jauh sebelum pengumuman BSU keluar.
Mengapa Perlu Memeriksa Sekarang
Pada BSU sebelumnya, NIK yang tidak lolos sering kali terkait kepesertaan yang tidak aktif atau data yang belum diperbarui. Perusahaan yang terlambat menyetor iuran, atau belum mendaftarkan pekerjanya, bisa membuat nama Anda tidak muncul. Karena syarat BSU 2026 belum diumumkan resmi, langkah paling aman adalah memastikan data dasar Anda rapi lebih dulu.
Cara Cek Lewat Aplikasi JMO
- Unduh aplikasi JMO dari Google Play Store atau Apple App Store.
- Daftar dengan NIK atau nomor kartu peserta (KPJ), lalu selesaikan verifikasi.
- Masuk ke aplikasi dan buka menu Kartu Digital.
- Pilih kartu peserta untuk melihat status kepesertaan, nama perusahaan, dan masa aktifnya.
- Periksa juga informasi iuran yang tercatat.
Jika Anda tidak ingin memakai aplikasi, BPJS Ketenagakerjaan menyediakan layanan contact center di nomor 175.
Hal yang Perlu Dicocokkan
- Nama dan NIK pada kartu peserta harus sama dengan KTP.
- Status kepesertaan sebaiknya aktif, bukan nonaktif atau berhenti.
- Nama perusahaan harus sesuai tempat Anda bekerja saat ini.
- Iuran sebaiknya tercatat rutin, bukan terputus berbulan-bulan.
Satu catatan: aktif di BPJS Ketenagakerjaan hanyalah salah satu syarat. Kriteria lain, seperti batas upah dan status pekerjaan, tetap menentukan. Hasil di JMO tidak menjamin Anda menerima BSU.
Bedanya Cek di JMO dan Cek BSU
Dua pengecekan ini menjawab pertanyaan yang berbeda. JMO menunjukkan kepesertaan dan iuran Anda di BPJS Ketenagakerjaan. Laman bsu.kemnaker.go.id menunjukkan apakah NIK Anda masuk kriteria calon penerima BSU. Hasil yang baik di JMO belum tentu berarti lolos di laman BSU, tetapi data JMO yang bermasalah hampir pasti menyulitkan Anda.
Bagi yang Baru Pindah Kerja
Pekerja yang baru berganti perusahaan sebaiknya memastikan data kepesertaannya sudah tercatat atas nama pemberi kerja yang baru. Tanyakan kepada HRD apakah pendaftaran dan setoran iuran sudah berjalan. Pekerja mandiri atau pelaku usaha kecil perlu mencocokkan kategori kepesertaannya dengan syarat resmi, karena program BSU sebelumnya menyasar pekerja penerima upah.
Jika Ada yang Tidak Sesuai
Jika status tidak aktif atau iuran tidak tercatat, bicarakan dengan HRD atau pimpinan perusahaan agar data dan setoran diperbaiki. Bila nama atau NIK salah, minta pembaruan data melalui perusahaan atau kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan. Simpan bukti, misalnya tangkapan layar, untuk memudahkan proses, dan catat tanggal Anda menghubungi pihak terkait supaya tindak lanjutnya mudah ditelusuri.
Jaga Akun JMO Tetap Aman
Jangan membagikan kode verifikasi atau kata sandi JMO kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengaku petugas BSU. Unduh aplikasi hanya dari toko resmi, dan hindari berkas aplikasi dari tautan pesan berantai.
Penutup
Memeriksa kepesertaan hanya butuh beberapa menit, tetapi bisa menghemat banyak waktu bila BSU disalurkan. Hasilnya juga berguna di luar BSU, misalnya untuk mengetahui saldo jaminan hari tua Anda. Lakukan sekarang, perbaiki yang kurang, lalu cek status BSU di laman resmi saat pengumuman tiba.