Situs PHP yang ditulis rapi sudah cepat secara bawaan. Langkah berikut menjaga kecepatan itu tetap terjaga saat situs bertambah besar.

Aktifkan OPcache

OPcache menyimpan hasil kompilasi skrip PHP di memori sehingga berkas tidak dikompilasi ulang pada setiap permintaan. Ini biasanya perubahan dengan dampak terbesar dan termudah di server produksi.

Kompres dan cache aset

Aktifkan kompresi gzip atau Brotli untuk HTML, CSS, dan JavaScript. Beri header Cache-Control jangka panjang pada aset statis, dan tambahkan nomor versi pada alamat berkas agar pembaruan tetap terbaca oleh pengunjung.

Perkecil dan tunda gambar

Gambar sering menjadi bagian terbesar dari sebuah halaman. Sajikan ukuran yang sesuai dengan tampilan, tulis atribut width dan height agar tata letak tidak bergeser, dan pakai loading lazy untuk gambar di bawah layar pertama. Jangan menunda gambar utama di bagian atas halaman.

Muat font dengan hemat

Host font sendiri, pakai format woff2, dan muat hanya subset yang diperlukan. Deklarasikan font-display swap agar teks tetap terbaca selama font dimuat.

Kurangi kueri dan pekerjaan berulang

Hindari kueri di dalam perulangan. Ambil data yang dibutuhkan dalam satu kueri, dan simpan hasil yang mahal tetapi jarang berubah di cache dengan batas waktu yang jelas.

Ukur sebelum dan sesudah

Gunakan Lighthouse dan laporan Core Web Vitals di Search Console. Catat nilai sebelum perubahan agar Anda tahu langkah mana yang berdampak. Kecepatan halaman juga memengaruhi pengalaman pengunjung di toko online maupun situs profil.